Category: Cyber Journalisme Polri

  • Tokoh Agama dan Masyarakat Apresiasi Pengamanan dan Pelayanan Jajaran Polda Metro Jaya Selama Nataru

    Tokoh Agama dan Masyarakat Apresiasi Pengamanan dan Pelayanan Jajaran Polda Metro Jaya Selama Nataru

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri melakukan pengecekan kesiapan pengamanan di Gereja St. Andreas Kim Tae Gon, Kelapa Gading, Jakarta Utara. FOTO: Humas PMJ

    JAKARTAKebahagian masyarakat bisa merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (nataru) dengan aman dan nyaman di Jakarta dan sekitarnya sangat terasa berkat pengamanan dan pelayanan dari jajaran Polda Metro Jaya yang bekerja sama dengan stakeholder lainnya.

    Contohnya diungkap oleh Romo Aan selaku Pastur Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa yang merasakan pengamanan dan pelayanan ekstra dari jajaran kepolisian sehingga bisa melaksanakan ibadah Natal dengan tenang dan damai.

    “Saya Romo Aan Pastur Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa, mengucapkan terma kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia khususnya Polres Metro Bekasi yang telah melaksanakan pengamanan untuk perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan dengan aman, kondusif dan lancar,” kata Romo Aan dalam keterangannya, Minggu (4/1/2025).

    “Sehingga kami semua umat Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa dapat melaksanakan ibadah dengan dengan tenang dan damai, Tuhan memberkati,” sambungnya.

    Rasa aman dan damai juga dirasakan oleh perwakilan dari Wanita Katolik di Gereja Bunda Hati Kudus Paroki Kemakmuran, Jakarta Pusat, Elita Kaviani Candra.

    Apresiasi setinggi-tingginya diucapkan kepada jajaran Polda Metro Jaya khususnya Polsek Metro Gambir yang telah mengamankan rangkaian ibadah Natal.

    “Berkat kehadiran dan kesanggupan personel di lapangan kami dapat beribadah dengan penuh rasa aman, tenang, dan damai, termasuk sinergi yang baik membuat wilayah kami kondusif, salut untuk kerja keras Polri dalam menjaga kerukunan dan keamanan warga Gambir, semoga tuhan memberkati tugas pelayanan bapak dan ibu dan semoga Polri semakin jaya,” ucapnya.

    Tak hanya di tempat ibadah, rasa aman dan nyaman juga dirasakan bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman atau berwisata selama masa libur Nataru baik di Stasiun hingga Pelabuhan.

    Ucapkan Terimakasih

    Pria yang akrab dipanggil Sugeng pun merasakannya. Pengamanan dan pelayanan yang ditunjukkan anggota aparat kepolisian dalam mengamankan Stasiun Gambir sangat berkesan untuknya.

    “Kami ucapkan terima kasih kepada Polres Metro Jakarta Pusat yang telah mengamankan stasiun gambir atas pengamanannya berjalan dengan lancar, aman, tertib. Saya selaku pengguna kereta api di tahun ini merasa aman dan nyaman,” ungkapnya.

    Begitu pun warga ujung timur Indonesia atau tepatnya di Papua yang juga sangat bersyukur atas pengamanan dan pelayanan polisi di Pelabuhan.

    Pria yang akrab disapa Arman mengaku kenyamanan penumpang di Pelabuhan sangat diprioritaskan sehingga dirinya bisa dengan aman untuk pulang ke Manokwari, Papua Barat.

    “Terima kasih kepada Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang telah mengamankan pelabuhan, terutama terminal penumpang ini. Kami selaku penumpang KM Dempo mau berangkat ke Manokwari merasa nyaman dan aman, tingkatkan terus pengamanannya, terima kasih atas kenyamanannya,” ucap Arman.

    Begitu pun dengan Maria, seorang warga Sorong, Papua yang juga berterima kasih atas pengamanan dan pelayanan yang diberikan selama masa perayaan Natal dan Tahun Baru.

    “Terima kasih kepada Polres Pelabuhan Tanjung Priok karena sudah mengamankan pelabuhan, kami penumpang ingin berangkat ke sorong, kami merasa aman dan nyaman, selanjutnya lebih ditingkatkan lagi pengamanan dan pelayanannya,” ucapnya.

    Selain itu, jalur arteri hingga tol pun juga menjadi fokus pengamanan agar masyarakat bisa menikmati perjalanan sebelum bertemu dengan sanak keluarganya.

    “Saya selaku pengguna jalan tol dari Jakarta ke Merak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Metro Jaya dan Polres Metro Tangerang Kota dan seluruh jajaran atas pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berjalan aman, tertib dan humanis,” ucap Darman.

    “Kehadiran personel di sejumlah lokasi membuat masyarakat merasa aman dan nyaman saat berwisata dan beraktivitas bersama keluarga, polisi! jaya jaya,” imbuhnya.

    Ribuan Personel Pengamanan

    Dalam hal ini, Sebanyak 5.044 personel gabungan dikerahkan dalam operasi pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

    Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025).

    Menurutnya kesiapan pengamanan ini termasuk dalam rangkaian Operasi Lilin 2025 serta persiapan menjelang pergantian Tahun Baru 2026.

    “Lebih kurang 5.044 personel, terdiri dari 4.217 anggota Polri, 394 dari TNI, dan 433 dari pemerintah daerah,” ungkap Kombes Budi.

    Seluruh personel disiagakan untuk 106 pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.

    Ribuan personel tersebut disebar di beberapa titik wilayah Jakarta, termasuk bandara, terminal bus, dan stasiun kereta api.

    Tim Jibom (penjinak bom) dan K-9 juga melakukan sterilisasi di beberapa gereja.

    Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi saudara-saudara umat Kristiani yang merayakan Natal 2025.

    Selain itu ada beberapa titik fokus pengamanan di wilayah-wilayah daerah keramaian bagi masyarakat, yaitu ada di Bundaran HI, ada di Monas, serta di Ancol.

    Beberapa perhotelan dan mal yang menggelar pelaksanaan kegiatan Natal dan Tahun Baru.

    Kombes Budi berujar pengamanan patroli gabungan telah dilakukan dimulai sore hari kemarin bersama rekan-rekan dari TNI dan pemerintah daerah, melibatkan organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan.

    “Kegiatan ini dilakukan secara kontinu selama pelaksanaan Operasi Lilin dengan melibatkan stakeholder yang ada termasuk beberapa komunitas dari masyarakat,” imbuhnya.

  • Pasukan Pelopor dari Korps Brimob Polri Laksanakan Trauma Healing Anak Terdampak Bencana di Kabupaten Agam

    Pasukan Pelopor dari Korps Brimob Polri Laksanakan Trauma Healing Anak Terdampak Bencana di Kabupaten Agam

    Kabupaten Agam – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana alam, personel Batalyon C Resimen II Pasukan Pelopor dari Korps Brimob Polri melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (3/1/2026).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh 50 personel Batalyon C Resimen II Pasukan Pelopor yang tergabung dalam BKO Operasi Aman Nusa II. Dalam pelaksanaannya, personel Brimob memanfaatkan peralatan SAR untuk menghadirkan wahana flying fox mini yang digunakan sebagai sarana bermain sekaligus terapi pemulihan psikologis bagi anak-anak.

    Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak berinteraksi dan bermain dalam suasana yang aman dan menyenangkan. Trauma healing tersebut bertujuan untuk membantu memulihkan keseimbangan emosional dan mental anak-anak pascabencana, sekaligus membangun kembali rasa aman, keberanian, serta kepercayaan diri agar mereka dapat kembali beraktivitas secara normal.

    Kegiatan dipimpin oleh Iptu Herman Agustinus Marini, S.Tr.K, yang menyampaikan bahwa perhatian terhadap kondisi psikologis anak-anak merupakan bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana.

    “Kegiatan trauma healing ini kami laksanakan untuk membantu anak-anak agar tidak berlarut-larut dalam trauma akibat bencana. Kami ingin menghadirkan rasa aman dan kebahagiaan, sehingga mereka dapat kembali ceria dan optimis,” ujarnya.

    Aksi kemanusiaan ini menjadi salah satu bentuk kehadiran negara melalui Korps Brimob Polri dalam mendampingi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat, tidak hanya dalam penanganan darurat dan SAR, tetapi juga pada aspek pemulihan psikososial.

    Diharapkan, di tahun 2026 proses pemulihan dan pembangunan kembali di wilayah terdampak bencana, khususnya di Kabupaten Agam, dapat berjalan lancar sehingga masyarakat dapat segera bangkit dan menjalani aktivitas kehidupan secara normal.

  • Luara Biasa Kali ini BNN Ubah Strategi Perang Narkoba: Bukan Sekadar Tangkap Bandar, tapi Selamatkan Generasi Muda

    Luara Biasa Kali ini BNN Ubah Strategi Perang Narkoba: Bukan Sekadar Tangkap Bandar, tapi Selamatkan Generasi Muda

    Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan transformasi besar dalam strategi pemberantasan narkoba di Indonesia.

    Tak lagi semata mengandalkan penindakan hukum, BNN kini menempatkan penyelamatan generasi muda sebagai inti kebijakan nasional dalam menghadapi ancaman narkotika yang kian kompleks dan terorganisir.
    Di bawah kepemimpinan Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto, pendekatan Perang Semesta Narkotika dan Pemulihan Generasi menjadi arah baru yang menegaskan bahwa perang melawan narkoba tak bisa hanya dilakukan oleh aparat semata, melainkan membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, komunitas, hingga negara.


    “Perang melawan narkoba tidak cukup hanya dengan menangkap bandar. Yang jauh lebih penting adalah menyelamatkan generasi muda agar tidak pernah masuk ke dalam lingkaran penyalahgunaan narkoba,” tegas Komjen Suyudi Ario Seto, Selasa (30/12/2025).
    Salah satu fokus utama BNN adalah anak dan remaja sebagai kelompok paling rentan. Melalui program Ananda Bersinar, BNN mendorong pencegahan sejak usia dini dengan edukasi bahaya narkoba, penguatan karakter, keterampilan hidup, serta peningkatan peran orang tua dalam membangun ketahanan keluarga.

    Selain memberantas bandar narkoba, BNN kini fokus selamatkan anak muda (Dok BNN)
    “BNN mengedepankan pendekatan pemulihan generasi. Anak-anak dan remaja harus kita lindungi sejak dini melalui keluarga, pendidikan karakter, dan lingkungan yang sehat,” ujar Suyudi.
    Meski mengedepankan pendekatan humanis, BNN menegaskan tidak ada kompromi terhadap sindikat narkotika. Dalam aspek penindakan, BNN tetap menunjukkan ketegasan dengan membongkar jaringan besar, mulai dari pengungkapan dua ton sabu di Batam, pembongkaran laboratorium narkoba (clandestine lab) di Tangerang, hingga operasi pemulihan kawasan rawan narkoba di berbagai daerah.
    “Kami tegas terhadap sindikat narkotika. Setiap jaringan, laboratorium, dan peredaran narkoba akan kami kejar tanpa kompromi, karena narkoba adalah ancaman nyata bagi masa depan bangsa,” kata Kepala BNN.
    Upaya penyelamatan generasi juga diperkuat melalui inovasi pelayanan publik. Program Rehabilitasi Keliling (Re-Link) yang telah berjalan di 10 provinsi prioritas melibatkan lebih dari 1.400 agen pemulihan, menjangkau masyarakat hingga ke pelosok.
    “Penyalahguna narkoba adalah korban yang harus dipulihkan, bukan dijauhi. Negara hadir melalui layanan rehabilitasi yang mudah diakses dan bebas stigma,” ungkap Suyudi.
    Selain itu, BNN mengembangkan Desa Bersinar sebagai basis pencegahan berbasis komunitas, memperkuat Call Center 184, serta menghadirkan Tim Pelayanan Terpadu guna merespons cepat laporan dan kebutuhan masyarakat.
    Transformasi BNN juga mendapat pengakuan di tingkat internasional. Indonesia semakin aktif dalam forum global seperti ISSUP dan Commission on Narcotic Drugs (CND), memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang tidak hanya tegas, tetapi juga progresif dalam kebijakan narkotika.
    Menutup pernyataannya, Kepala BNN menegaskan visi jangka panjang menuju Indonesia bebas narkoba.
    “Indonesia Bersinar 2045 hanya bisa terwujud jika seluruh elemen bangsa bergerak bersama melindungi generasi penerus dari bahaya narkoba,” pungkas Komjen Suyudi Ario Seto.(gin)

  • BNN Ubah Strategi Perang Narkoba: Bukan Sekadar Tangkap Bandar, tapi Selamatkan Generasi Muda

    BNN Ubah Strategi Perang Narkoba: Bukan Sekadar Tangkap Bandar, tapi Selamatkan Generasi Muda

    Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan transformasi besar dalam strategi pemberantasan narkoba di Indonesia.

    Tak lagi semata mengandalkan penindakan hukum, BNN kini menempatkan penyelamatan generasi muda sebagai inti kebijakan nasional dalam menghadapi ancaman narkotika yang kian kompleks dan terorganisir.
    Di bawah kepemimpinan Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto, pendekatan Perang Semesta Narkotika dan Pemulihan Generasi menjadi arah baru yang menegaskan bahwa perang melawan narkoba tak bisa hanya dilakukan oleh aparat semata, melainkan membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, komunitas, hingga negara.


    “Perang melawan narkoba tidak cukup hanya dengan menangkap bandar. Yang jauh lebih penting adalah menyelamatkan generasi muda agar tidak pernah masuk ke dalam lingkaran penyalahgunaan narkoba,” tegas Komjen Suyudi Ario Seto, Selasa (30/12/2025).
    Salah satu fokus utama BNN adalah anak dan remaja sebagai kelompok paling rentan. Melalui program Ananda Bersinar, BNN mendorong pencegahan sejak usia dini dengan edukasi bahaya narkoba, penguatan karakter, keterampilan hidup, serta peningkatan peran orang tua dalam membangun ketahanan keluarga.

    Selain memberantas bandar narkoba, BNN kini fokus selamatkan anak muda (Dok BNN)
    “BNN mengedepankan pendekatan pemulihan generasi. Anak-anak dan remaja harus kita lindungi sejak dini melalui keluarga, pendidikan karakter, dan lingkungan yang sehat,” ujar Suyudi.
    Meski mengedepankan pendekatan humanis, BNN menegaskan tidak ada kompromi terhadap sindikat narkotika. Dalam aspek penindakan, BNN tetap menunjukkan ketegasan dengan membongkar jaringan besar, mulai dari pengungkapan dua ton sabu di Batam, pembongkaran laboratorium narkoba (clandestine lab) di Tangerang, hingga operasi pemulihan kawasan rawan narkoba di berbagai daerah.
    “Kami tegas terhadap sindikat narkotika. Setiap jaringan, laboratorium, dan peredaran narkoba akan kami kejar tanpa kompromi, karena narkoba adalah ancaman nyata bagi masa depan bangsa,” kata Kepala BNN.
    Upaya penyelamatan generasi juga diperkuat melalui inovasi pelayanan publik. Program Rehabilitasi Keliling (Re-Link) yang telah berjalan di 10 provinsi prioritas melibatkan lebih dari 1.400 agen pemulihan, menjangkau masyarakat hingga ke pelosok.
    “Penyalahguna narkoba adalah korban yang harus dipulihkan, bukan dijauhi. Negara hadir melalui layanan rehabilitasi yang mudah diakses dan bebas stigma,” ungkap Suyudi.
    Selain itu, BNN mengembangkan Desa Bersinar sebagai basis pencegahan berbasis komunitas, memperkuat Call Center 184, serta menghadirkan Tim Pelayanan Terpadu guna merespons cepat laporan dan kebutuhan masyarakat.
    Transformasi BNN juga mendapat pengakuan di tingkat internasional. Indonesia semakin aktif dalam forum global seperti ISSUP dan Commission on Narcotic Drugs (CND), memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang tidak hanya tegas, tetapi juga progresif dalam kebijakan narkotika.
    Menutup pernyataannya, Kepala BNN menegaskan visi jangka panjang menuju Indonesia bebas narkoba.
    “Indonesia Bersinar 2045 hanya bisa terwujud jika seluruh elemen bangsa bergerak bersama melindungi generasi penerus dari bahaya narkoba,” pungkas Komjen Suyudi Ario Seto.(gin)

  • Terjadi Pohon Tumbang Di Ks Tubun  Warga Lapor Via 110 Polsek Palmerah Gerak Cepat bersama Instansi Terkait Tangani

    Terjadi Pohon Tumbang Di Ks Tubun  Warga Lapor Via 110 Polsek Palmerah Gerak Cepat bersama Instansi Terkait Tangani

     

    Polsek Palmerah, Polres Metro Jakarta Barat, bergerak cepat menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 110 terkait kejadian pohon tumbang yang menghalangi akses jalan di wilayah Palmerah, Jumat (2/1/2026).

    Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora mengatakan, Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Jalan Ori K.S Tubun, RT 07/RW 02, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, di mana sebuah pohon tumbang menimpa kabel optik dan mengganggu arus lalu lintas setempat.

    ” Menindaklanjuti laporan tersebut, Perwira Pengawas Ipda Bambang K., S.H. bersama piket fungsi Polsek Palmerah segera mendatangi lokasi kejadian,”ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu, 3/1/2026

    Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengamanan area serta berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran KBS, petugas PPSU Kota Bambu Selatan, dan PJU Binamarga Jakarta Barat untuk proses evakuasi dan pemotongan pohon.

    Selama proses penanganan berlangsung, arus lalu lintas dari Jalan Brigjen Katamso menuju Jalan Jati Baru Raya sementara belum dapat dilalui demi keselamatan pengguna jalan.

    Meski demikian, petugas memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

    Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran negara dalam merespons setiap aduan masyarakat, sekaligus bentuk sinergi antara Polri dan instansi terkait dalam menjaga keselamatan serta kenyamanan warga.

    Polsek Palmerah mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, khususnya saat cuaca ekstrem, serta memanfaatkan layanan Call Center kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan atau menemukan situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan umum.

    ( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

  • Laporan Warga Via 110 Begini Polsek Palmerah Gerak Cepat bersama Instansi Terkait Tangani Pohon Tumbang Di Ks Tubun

    Laporan Warga Via 110 Begini Polsek Palmerah Gerak Cepat bersama Instansi Terkait Tangani Pohon Tumbang Di Ks Tubun

     

    Polsek Palmerah, Polres Metro Jakarta Barat, bergerak cepat menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 110 terkait kejadian pohon tumbang yang menghalangi akses jalan di wilayah Palmerah, Jumat (2/1/2026).

    Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora mengatakan, Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Jalan Ori K.S Tubun, RT 07/RW 02, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, di mana sebuah pohon tumbang menimpa kabel optik dan mengganggu arus lalu lintas setempat.

    ” Menindaklanjuti laporan tersebut, Perwira Pengawas Ipda Bambang K., S.H. bersama piket fungsi Polsek Palmerah segera mendatangi lokasi kejadian,”ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu, 3/1/2026

    Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengamanan area serta berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran KBS, petugas PPSU Kota Bambu Selatan, dan PJU Binamarga Jakarta Barat untuk proses evakuasi dan pemotongan pohon.

    Selama proses penanganan berlangsung, arus lalu lintas dari Jalan Brigjen Katamso menuju Jalan Jati Baru Raya sementara belum dapat dilalui demi keselamatan pengguna jalan.

    Meski demikian, petugas memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

    Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran negara dalam merespons setiap aduan masyarakat, sekaligus bentuk sinergi antara Polri dan instansi terkait dalam menjaga keselamatan serta kenyamanan warga.

    Polsek Palmerah mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, khususnya saat cuaca ekstrem, serta memanfaatkan layanan Call Center kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan atau menemukan situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan umum.

    ( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

  • 250 Warga Dilaporkan Terjebak, Tim Rescue Korpolairud Lakukan Evakuasi Banjir Rendam Korong Suranti Padang Pariaman

    250 Warga Dilaporkan Terjebak, Tim Rescue Korpolairud Lakukan Evakuasi Banjir Rendam Korong Suranti Padang Pariaman

    Padang Pariaman – Banjir dilaporkan melanda Korong Suranti, Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Senin malam. Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari, menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga.

    Berdasarkan informasi awal yang diterima, sekitar 250 warga dilaporkan terjebak akibat banjir yang menggenangi rumah-rumah penduduk dan akses jalan utama. Ketinggian air bervariasi, mulai dari selutut hingga mencapai dada orang dewasa di beberapa titik, sehingga menyulitkan warga untuk melakukan evakuasi secara mandiri.

     

    Menindaklanjuti laporan kejadian tersebut, Tim Rescue Korpolairud Baharkam Polri segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi terhadap warga terdampak. Tim rescue bergerak cepat dengan membawa peralatan evakuasi, termasuk perahu karet, pelampung, serta perlengkapan keselamatan lainnya guna memastikan proses penyelamatan berjalan aman dan efektif.

    Kepala Tim Rescue Korpolairud Baharkam Polri, AKBP Ferry Setiawan, S.T., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan aparat setempat dan unsur terkait begitu menerima laporan banjir. Fokus utama saat ini adalah menyelamatkan warga yang masih terjebak, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan perempuan.

    “Begitu menerima informasi adanya warga yang terjebak banjir, tim rescue langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami,” ujar AKBP Ferry Setiawan.

    Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi medan dan arus air. Beberapa warga dievakuasi ke tempat yang lebih aman, termasuk fasilitas umum dan lokasi pengungsian sementara yang telah disiapkan oleh pemerintah setempat. Selain itu, tim juga melakukan pendataan terhadap warga terdampak untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat.

    Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa banjir tersebut. Namun demikian, sejumlah warga dilaporkan mengalami kerugian materiil akibat rumah yang terendam dan barang-barang berharga yang rusak. Aparat gabungan terus melakukan pemantauan kondisi lapangan, mengingat cuaca di wilayah Padang Pariaman masih berpotensi hujan.

    Selain melakukan evakuasi, Tim Rescue Korpolairud Baharkam Polri juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Warga diminta untuk tidak memaksakan diri melintasi area yang tergenang air serta segera melapor jika masih ada anggota keluarga atau tetangga yang membutuhkan bantuan.

    Pihak berwenang saat ini masih melakukan evaluasi dan pendataan lebih lanjut terkait dampak banjir, termasuk kebutuhan logistik dan penanganan pascabanjir. Upaya koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna mempercepat proses penanganan dan memastikan kondisi wilayah kembali kondusif.

  • Wakapolri Turun Lansung Monitoring Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih

    Wakapolri Turun Lansung Monitoring Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih

    Wakapolri Turun Lansung Monitoring Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih

    Bekasi Kota — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo melakukan monitoring arus lalu lintas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Command Center Tollroad Jasa Marga, Jatiasih, Bekasi Kota, Jumat (2/1/2025) siang.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya. Monitoring dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung hingga selesai.

    Wakapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polri, TNI, serta para pemangku kepentingan yang telah bersinergi mengamankan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menegaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas dan arus lalu lintas selama periode Nataru terpantau aman dan kondusif.

    “Operasi Lilin 2025 yang berakhir pada 2 Januari 2026 akan dilanjutkan dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD) hingga 5 Januari 2026. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi arus balik masyarakat yang diprediksi mencapai puncaknya pada 4 Januari 2026,” ujar Wakapolri.

    Berdasarkan data sementara, diproyeksikan sebanyak 2,9 juta kendaraan keluar dari Jakarta dan 2,8 juta kendaraan masuk kembali ke Jakarta selama periode Nataru. Hingga saat ini, tercatat sekitar 4,7 juta kendaraan telah keluar-masuk Jakarta melalui empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikupa, Ciawi, Kalihurip Utama, dan Cikampek Utama.

    Untuk mengantisipasi kepadatan arus balik, Polri telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, mulai dari ganjil-genap, contraflow, hingga one way. Seluruh kebijakan tersebut terus disosialisasikan secara masif agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

    Selama Operasi Lilin 2025, Polri melibatkan 146.701 personel gabungan, terdiri dari personel Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya. Selain itu, disiagakan 2.903 posko pengamanan, pelayanan, dan terpadu, serta pengamanan terhadap puluhan ribu objek vital di seluruh wilayah.

    Wakapolri mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan layanan hotline 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan.

  • Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo Monitoring Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih

    Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo Monitoring Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih

    Bekasi Kota — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo melakukan monitoring arus lalu lintas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Command Center Tollroad Jasa Marga, Jatiasih, Bekasi Kota, Jumat (2/1/2025) siang.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya. Monitoring dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung hingga selesai.

    Wakapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polri, TNI, serta para pemangku kepentingan yang telah bersinergi mengamankan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menegaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas dan arus lalu lintas selama periode Nataru terpantau aman dan kondusif.

    “Operasi Lilin 2025 yang berakhir pada 2 Januari 2026 akan dilanjutkan dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD) hingga 5 Januari 2026. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi arus balik masyarakat yang diprediksi mencapai puncaknya pada 4 Januari 2026,” ujar Wakapolri.

    Berdasarkan data sementara, diproyeksikan sebanyak 2,9 juta kendaraan keluar dari Jakarta dan 2,8 juta kendaraan masuk kembali ke Jakarta selama periode Nataru. Hingga saat ini, tercatat sekitar 4,7 juta kendaraan telah keluar-masuk Jakarta melalui empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikupa, Ciawi, Kalihurip Utama, dan Cikampek Utama.

    Untuk mengantisipasi kepadatan arus balik, Polri telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, mulai dari ganjil-genap, contraflow, hingga one way. Seluruh kebijakan tersebut terus disosialisasikan secara masif agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

    Selama Operasi Lilin 2025, Polri melibatkan 146.701 personel gabungan, terdiri dari personel Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya. Selain itu, disiagakan 2.903 posko pengamanan, pelayanan, dan terpadu, serta pengamanan terhadap puluhan ribu objek vital di seluruh wilayah.

    Wakapolri mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan layanan hotline 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan.

  • Wakapolri Pantau Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih

    Wakapolri Pantau Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih

    Bekasi Kota — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo melakukan monitoring arus lalu lintas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Command Center Tollroad Jasa Marga, Jatiasih, Bekasi Kota, Jumat (2/1/2025) siang.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya. Monitoring dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung hingga selesai.

    Wakapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polri, TNI, serta para pemangku kepentingan yang telah bersinergi mengamankan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menegaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas dan arus lalu lintas selama periode Nataru terpantau aman dan kondusif.

    “Operasi Lilin 2025 yang berakhir pada 2 Januari 2026 akan dilanjutkan dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD) hingga 5 Januari 2026. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi arus balik masyarakat yang diprediksi mencapai puncaknya pada 4 Januari 2026,” ujar Wakapolri.

    Berdasarkan data sementara, diproyeksikan sebanyak 2,9 juta kendaraan keluar dari Jakarta dan 2,8 juta kendaraan masuk kembali ke Jakarta selama periode Nataru. Hingga saat ini, tercatat sekitar 4,7 juta kendaraan telah keluar-masuk Jakarta melalui empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikupa, Ciawi, Kalihurip Utama, dan Cikampek Utama.

    Untuk mengantisipasi kepadatan arus balik, Polri telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, mulai dari ganjil-genap, contraflow, hingga one way. Seluruh kebijakan tersebut terus disosialisasikan secara masif agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

    Selama Operasi Lilin 2025, Polri melibatkan 146.701 personel gabungan, terdiri dari personel Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya. Selain itu, disiagakan 2.903 posko pengamanan, pelayanan, dan terpadu, serta pengamanan terhadap puluhan ribu objek vital di seluruh wilayah.

    Wakapolri mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan layanan hotline 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan.