Blog

  • POLISI MEMERIKSA 86 CCTV UNTUK DAPATKAN IDENTITAS PELAKU PENYIRAMAN AIR KERAS

    POLISI MEMERIKSA 86 CCTV UNTUK DAPATKAN IDENTITAS PELAKU PENYIRAMAN AIR KERAS

    JAKARTA – Kerja keras dan ketelitian menjadi kunci utama jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dalam mengungkap tabir kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS. Tak tanggung-tanggung, penyidik telah melakukan penyisiran dan pemeriksaan mendalam terhadap 86 titik rekaman CCTV guna memetakan secara presisi pergerakan para pelaku.

    Pemeriksaan puluhan CCTV ini dilakukan secara berangkai, mulai dari titik keberangkatan terduga pelaku, lokasi kejadian, hingga jalur pelarian yang digunakan. Langkah masif ini merupakan bagian dari penerapan Scientific Crime Investigation yang menjadi atensi khusus Kapolri, guna memastikan pengungkapan kasus dilakukan berdasarkan fakta-fakta digital yang tak terbantahkan dan akuntabel.

    Dirreskrimum Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa dari puluhan rekaman tersebut, penyidik berhasil menemukan petunjuk krusial. Salah satu CCTV merekam wajah jelas pelaku sesaat sebelum aksi dilakukan, di mana saat itu pelaku belum menggunakan helm. Data visual ini kemudian disinkronisasikan dengan analisis pergerakan dan identifikasi pakaian yang dikenakan, sehingga mengerucut pada identitas para terduga pelaku.

    “Kami menyisir 86 titik CCTV untuk mendapatkan gambaran utuh secara faktual. Hasilnya, kami berhasil mengidentifikasi pergerakan yang konsisten serta kecocokan fisik dan atribut yang digunakan pelaku. Berdasarkan penguatan dari keterangan 15 saksi dan database Polri, kami berhasil mengidentifikasi pelaku utama,” ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya di Gedung Promoter, Rabu (18/3/2026).

    Meskipun identitas 2 pelaku telah teridentifikasi, Dirreskrimum menegaskan bahwa proses analisa ilmiah tidak berhenti begitu saja. Penelusuran digital melalui puluhan CCTV tersebut masih terus dikembangkan untuk mendalami kemungkinan adanya pelaku lain atau aktor yang terlibat dalam perencanaan aksi tersebut.

    Keberhasilan mengidentifikasi pelaku melalui pemeriksaan 86 CCTV ini menjadi bukti profesionalisme Polda Metro Jaya dalam memanfaatkan teknologi kepolisian modern. Langkah transparan ini diharapkan dapat memberikan rasa keadilan bagi korban dan publik, sekaligus menunjukkan bahwa Polri tidak akan membiarkan aksi kejahatan jalanan sekecil apa pun lolos dari pemantauan hukum.

  • Kapolda Metro Keliling Pantau Mudik di Terminal-Stasiun, Pastikan Masyarakat Terlayani

    Kapolda Metro Keliling Pantau Mudik di Terminal-Stasiun, Pastikan Masyarakat Terlayani

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri telah melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah simpul transportasi utama di Jakarta pada Sabtu (14/3). Dia memastikan kesiapan personel, serta keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam Operasi Ketupat Jaya 2026.
    Irjen Asep didampingi Wakapolda Metro Jaya beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) menyisir Terminal Pulo Gebang, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, hingga Pospam Bundaran HI pada Sabtu (14/3/2026). Pemantauan dilakukan maraton mulai pukul 14.00 WIB hingga petang.

    “Kami ingin memastikan seluruh rangkaian pengamanan Operasi Ketupat Jaya 2026 berjalan optimal. Fokus utama kami adalah pelayanan yang humanis dan memastikan pemudik merasa aman serta nyaman selama di perjalanan,” ujar Irjen Asep dalam keterangannya.

    Rombongan tiba di Terminal Terpadu Pulo Gebang sekitar pukul 14.45 WIB. Di lokasi ini, Kapolda sempat meninjau Posko Kesehatan dan melakukan pengecekan kelaikan kendaraan (ramp check) pada armada bus.

    Suasana hangat terlihat saat Irjen Asep menyapa para pemudik di ruang tunggu dan area bermain anak. Tak hanya menyapa, jenderal bintang dua ini juga membagikan cokelat kepada anak-anak dan bingkisan makanan kepada para penumpang yang bersiap berangkat.

    Suasana hangat terlihat saat Irjen Asep menyapa para pemudik di ruang tunggu dan area bermain anak. (Dok istimewa).
    Berdasarkan data, pada Jumat (13/3), tercatat ada 4.160 penumpang yang berangkat dari Pulo Gebang. Sementara itu, hingga Sabtu sore saat peninjauan, tercatat 1.307 penumpang telah diberangkatkan.

    “Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 13 Maret kemarin dan nanti kembali melonjak pada 17 Maret mendatang. Kami siapkan 6.812 personel gabungan untuk mengawal 1.647 titik lokasi pengamanan,” jelasnya.

    Beranjak dari Jakarta Timur, Kapolda Metro dan rombongan lanjut menuju Stasiun Pasar Senen pukul 16.00 WIB. Irjen Asep mengecek kesiapan ruang ibu menyusui dan fasilitas kesehatan stasiun. Ia juga sempat masuk ke dalam rangkaian kereta untuk berdialog dengan penumpang.

    Satu jam berselang, pemantauan berlanjut ke Stasiun Gambir. Di sini, Kapolda memantau situasi melalui ruang monitor Kepala Stasiun. Tercatat pada hari Sabtu ini, sebanyak 17.525 penumpang berangkat dari Stasiun Gambir menggunakan 46 rangkaian kereta api.

    Di kedua stasiun ini, Kapolda memberikan apresiasi berupa parcel buah kepada para petugas yang berjaga di Pos Pengamanan sebagai bentuk dukungan moril.

    Menutup rangkaian peninjauan, Irjen Asep menyambangi Pospam Bundaran HI pada pukul 17.10 WIB. Selain memantau arus mudik, pengecekan ini juga difokuskan pada kesiapan pengamanan hari besar keagamaan yang berdekatan.

    “Di Bundaran HI, kami pastikan kesiapan personel menghadapi Hari Raya Idul Fitri sekaligus Hari Raya Nyepi. Anggota harus tetap responsif dan siaga mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat di pusat kota,” tegasnya.

    Secara umum, Irjen Asep menyebut situasi kamtibmas di titik-titik transportasi utama Jakarta dalam keadaan kondusif. Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa Polri menyediakan layanan penitipan kendaraan di Polres dan Polsek bagi warga yang mudik, serta layanan darurat melalui Call Center 110.

    Irjen Asep memastikan jajaran Polda Metro Jaya bersama stakeholder terkait terus bekerja maksimal. Mereka memastikan pemudik terlayani dengan baik dan situasi kamtibmas di Jakarta senantiasa kondusif.

  • Pastikan Lebaran Aman, Polresta Banyuwangi bersama Forkopimda Musnahkan Ribuan Miras dan Knalpot Brong Hasil Ops Pekat Semeru 2026 serta Cipta Kondisi

    Pastikan Lebaran Aman, Polresta Banyuwangi bersama Forkopimda Musnahkan Ribuan Miras dan Knalpot Brong Hasil Ops Pekat Semeru 2026 serta Cipta Kondisi

    BANYUWANGI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi mempertegas komitmennya dalam menjaga kesucian bulan Ramadhan dan kenyamanan mudik Lebaran melalui rilis hasil Operasi Pekat Semeru 2026 serta upaya Cipta Kondisi menjelang libur panjang Idulfitri 1447 H. Dalam kegiatan yang digelar pada Kamis (12/03/2026), Polresta Banyuwangi memaparkan keberhasilan mengungkap puluhan kasus kriminalitas sekaligus melakukan pemusnahan barang bukti skala besar.

    Operasi yang berlangsung selama 12 hari (25 Februari – 8 Maret 2026) ini bertujuan untuk memberantas segala bentuk penyakit masyarakat agar situasi keamanan dan ketertiban (sitkamtibmas) tetap kondusif. Hasilnya sangat signifikan, yakni pengungkapan 59 Laporan Polisi (LP) dengan total 61 tersangka.

    Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., didampingi oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Banyuwangi dan instansi terkait, memimpin langsung prosesi pemusnahan barang bukti yang menjadi atensi publik.

    “Operasi Pekat dan upaya Cipta Kondisi ini kami lakukan agar masyarakat Banyuwangi dapat menjalankan ibadah serta merayakan libur Idulfitri dengan rasa aman. Kami tidak ingin ada gangguan dari peredaran miras, narkoba, maupun aksi kriminalitas lainnya yang meresahkan,” tegas Kapolresta Banyuwangi.

    Berdasarkan data, rincian kasus yang berhasil diungkap meliputi:

    1. Minuman Keras Ilegal/Oplosan: 23 laporan dengan 23 tersangka.
    2. Perjudian: 19 laporan dengan 19 tersangka.
    3. Narkoba dan Okerbaya: 15 laporan dengan 16 tersangka.
    4. Premanisme : 1 laporan dengan 2 tersangka.
    5. Prostitusi : 1 laporan dengan 1 tersangka.

    Barang bukti yang dimusnahkan dalam momen tersebut sangat masif, di antaranya 15.668 liter miras jenis arak dan 1.080 botol miras bermerek. Selain itu, turut dimusnahkan puluhan knalpot brong hasil penertiban lalu lintas, yang selama ini menjadi keluhan utama warga karena suara bising yang mengganggu ketenangan lingkungan.

    Sinergi antara Polri dan pemerintah daerah terlihat jelas saat jajaran Forkopimda ikut serta secara simbolis dalam pemusnahan miras dan pemotongan knalpot brong. Langkah ini merupakan bentuk dukungan penuh stakeholder Banyuwangi terhadap langkah tegas kepolisian.

    Di sisi lain, dari tangan para pelaku narkoba, petugas menyita 203 paket sabu (berat bersih 62,84 gram), 1 paket ekstasi berisi 2 butir, serta 8.361 butir pil Trihexyphenidyl. Polisi juga mengamankan aset pendukung kejahatan berupa 32 unit ponsel, 5 unit sepeda motor, 1 unit mobil Toyota Kijang Innova, uang tunai senilai Rp3.793.000,-, 1 baju warna hitam IPSI, dan 286 barang bukti lainnya.

    “Cipta Kondisi ini akan terus berlanjut melalui Operasi Ketupat Semeru untuk mengawal arus mudik. Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi penyakit masyarakat dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing demi Idulfitri yang penuh berkah,” pungkas Kapolresta Banyuwangi. (*)

  • Rakor Linsek Ketupat Musi 2026: Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi TNI–Polri dan Pemda

    Rakor Linsek Ketupat Musi 2026: Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi TNI–Polri dan Pemda

    PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho memperkuat kesiapan pengamanan mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Musi 2026 yang digelar di Ruang Rapat Griya Agung Palembang, Kamis (12/3/2026).

    Dalam forum strategis tersebut, Polda Sumatera Selatan memastikan kesiapan 2.361 personel gabungan yang akan ditempatkan di berbagai titik strategis di wilayah Sumatera Selatan untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik serta arus balik Lebaran.

    Selain itu, kepolisian juga menyiapkan 73 pos pengamanan yang terdiri dari 40 Pos Pengamanan, 26 Pos Pelayanan, dan 7 Pos Terpadu yang tersebar di jalur utama mudik, pusat keramaian masyarakat, serta kawasan objek vital.

    Rakor lintas sektoral tersebut mempertemukan berbagai unsur strategis yang terlibat dalam pengamanan Lebaran, termasuk jajaran TNI, pemerintah daerah, serta instansi vertikal lainnya.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wakapolda Sumsel Rony Samtana, serta sejumlah pejabat Forkopimda, pimpinan TNI, dan kepala organisasi perangkat daerah Provinsi Sumatera Selatan.

    Forum koordinasi ini menjadi wadah untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pengamanan Lebaran berjalan optimal.

    Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Operasi Ketupat Musi 2026 bukan sekadar operasi pengamanan lalu lintas, melainkan operasi kemanusiaan yang berfokus pada pelayanan dan perlindungan masyarakat selama bulan Ramadan dan perayaan Idulfitri.

    Operasi tersebut mencakup pengamanan kegiatan ibadah Ramadan, perayaan Idul Fitri, arus mudik dan arus balik, hingga aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran.

    Personel kepolisian akan ditempatkan secara terukur di berbagai titik yang menjadi pusat mobilitas masyarakat, termasuk jalur tol, jalur arteri, jalur lintas timur, jalur lintas tengah, serta sejumlah jalur alternatif.

    Kapolda Sumsel juga mengarahkan agar seluruh pos pengamanan dan pos pelayanan difungsikan secara maksimal sebagai pusat layanan terpadu bagi masyarakat.

  • Polri Bantu Fikri dan Noval Kembali ke Pangkuan Ibu, Wujud Kepedulian terhadap Anak Rentan

    Polri Bantu Fikri dan Noval Kembali ke Pangkuan Ibu, Wujud Kepedulian terhadap Anak Rentan

    Kepolisian bergerak cepat merespons kisah dua balita, Fikri (4) dan Noval (3), yang viral di media sosial karena membantu neneknya memulung di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur. Menindaklanjuti informasi tersebut, Polres Metro Jakarta Timur bersama Dinas Sosial langsung melakukan penanganan untuk memastikan kondisi dan keselamatan kedua anak tersebut.

    Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Dr. Alfian Nurrizal menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan perlindungan kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan layak.

     

    Setelah berkoordinasi dengan keluarga, Polres Metro Jakarta Timur kemudian mengantar Fikri dan Noval kembali ke kampung halamannya di Sumedang untuk bertemu dengan ibu mereka. Proses pemulangan dilakukan dengan pendampingan Polres Sumedang dan Dinas Sosial setempat guna memastikan hak-hak kedua anak tersebut tetap terpenuhi.
    Langkah ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara melalui Polri dalam melindungi dan memastikan masa depan anak-anak Indonesia tetap terjaga.

    #PolriUntukMasyarakat

    #PolriLindungiAnak

    #PolriPresisi

  • Buka Puasa Bersama PB SEMMI, Kapolri Serukan Berjuang Bersama Bangun Bangsa!

    Buka Puasa Bersama PB SEMMI, Kapolri Serukan Berjuang Bersama Bangun Bangsa!

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk berjuang dan bergerak bersama membangun Bangsa Indonesia. Menurutnya, hal itu bisa terwujud jika seluruh elemen bersinergi dan menjaga nilai persatuan serta kesatuan.

    Hal tersebut digelorakan Sigit saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

    “Sehingga tentunya ini menjadi kegiatan yang terus mempererat silaturahmi yang ada dan terus bersama-sama kita berjuang bersama-sama mengisi dan membangun bangsa,” kata Sigit.

    Sigit menjelaskan, Polri merupakan institusi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penegakan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan. Hal itu merupakan amanat dari UUD hingga reformasi.

    Oleh karena itu, Sigit menegaskan, Polri dan PB SEMMI memiliki kesamaan dalam sebagai anak kandung dari reformasi. “Dan oleh karena itu, tentunya kami akan terus menjalankan apa yang menjadi amanah tersebut,” ujar Sigit.

    Lebih dalam, Sigit mengajak sekaligus menekankan bahwa Polri terus membuka ruang untuk seluruh elemen bangsa menyampaikan saran dan aspirasi untuk kebaikan institusi Korps Bhayangkara ke depannya.

    “Di satu sisi kami juga meminta kepada seluruh teman-teman aktivis dari SEMMI khususnya, dari SI untuk terus ikut menjaga institusi kami. Sehingga betul-betul bisa melaksanakan apa yang menjadi harapan dari suara-suara dan aspirasi masyarakat sipil, suara-suara demokrasi untuk bisa terus mewujudkan menjadi Polri yang bisa menjadi civilian police sesuai dengan harapan masyarakat,” ucap Sigit.

    Selain itu, Sigit juga meminta agar terus mendukung dan mengawal segala upaya Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan perdamaian dunia di tengah konflik global yang berlangsung belakangan ini.

    “Pemerintah juga melakukan berbagai macam diplomasi di bidang perdagangan dan juga bagaimana di dalam negeri kita harus bisa terus mendorong agar kita mampu berdiri di atas kaki sendiri,” tutur Sigit.

    Demi mewujudkan kemandirian bangsa, Sigit menyatakan, Pemerintah terus mendorong terciptanya ketahanan pangan sampai dengan energi. “Dan tentunya seluruhnya ini bisa kita lakukan kalau kita solid, kita bersatu padu untuk kemudian bergerak bersama,” tutur Sigit.

    Di sisi lain, Sigit menyinggung terjadinya bonus demografi yang bakal dihadapi. Menurutnya, momentum itu harus dijadikan satu lompatan besar untuk membawa Indonesia menjadi negara maju dan disegani di mata dunia.

    “Dan itu tentunya menjadi harapan kita dan kita titipkan pada para generasi muda untuk terus bisa mempersiapkan diri mengisi pada saatnya nanti menjadi calon-calon pemimpin pada saat Indonesia menjadi Indonesia Emas di tahun 2045,” tutup Sigit.

  • Kapolda Sumsel Pastikan Pelayanan Maksimal bagi Pemudik Lewat Operasi Ketupat Musi 2026

    Kapolda Sumsel Pastikan Pelayanan Maksimal bagi Pemudik Lewat Operasi Ketupat Musi 2026

    PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho memastikan pelayanan maksimal bagi para pemudik selama arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026, yang resmi dimulai dalam Apel Gelar Pasukan di Halaman Griya Agung Palembang, Kamis (12/3/2026). Apel gelar pasukan tersebut menjadi penanda kesiapan jajaran Polda Sumsel bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait dalam memberikan pengamanan sekaligus pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran. Sekitar 1.000 personel gabungan mengikuti apel tersebut sebagai representasi kesiapan lintas sektor dalam mendukung kelancaran operasi. Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026,

    Polda Sumsel dan Polres/Polrestabes jajaran melibatkan total 2.361 personel. Ribuan personel tersebut akan disiagakan di sejumlah titik strategis untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik, beribadah, dan merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan lancar. Apel gelar pasukan dipimpin oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang membacakan amanat Kapolri di hadapan seluruh peserta apel. Dalam rangkaian kegiatan itu, Kapolda Sumsel bersama Gubernur Sumsel melakukan penyematan pita Operasi Ketupat Musi 2026 kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya operasi pengamanan Lebaran secara resmi.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, para pejabat utama Polda Sumsel, unsur pimpinan TNI, pejabat daerah, serta jajaran Forkopimda Sumsel. Kehadiran seluruh unsur tersebut menegaskan kuatnya sinergi antarinstansi dalam menghadirkan pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat selama periode Lebaran. Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Gubernur Sumsel, ditegaskan bahwa Apel Gelar Pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana prasarana, serta soliditas koordinasi lintas sektoral sebelum operasi dilaksanakan. Kesiapan itu dinilai sangat penting mengingat mobilitas masyarakat pada masa Lebaran diperkirakan meningkat signifikan.
    #nyagobumisriwijayaamanbae NYAGO BUMI SRIWIJAYA AMAN BAE

  • Sinergi Strategis Polda Sumsel  Dengan Pertamina Patra Niaga Bikin Mudik Nyaman Tanpa Khawatir BBM:

    Sinergi Strategis Polda Sumsel  Dengan Pertamina Patra Niaga Bikin Mudik Nyaman Tanpa Khawatir BBM:

    Guna memastikan stabilitas energi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memperkuat sinergi strategis bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

    Pertemuan yang berlangsung di Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis (12/3), dihadiri langsung oleh Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, beserta jajaran manajemen regional. Dari pihak kepolisian, hadir pula Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Dirintelkam, serta Dirreskrimsus

    Poin Strategis Pengamanan & Distribusi:
    • Antisipasi Antrean SPBU: Penanganan khusus pada jalur lintas keluar kota seperti Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Banyuasin guna mencegah kemacetan dan keresahan warga.
    • Pengawasan Ketat Distribusi: Penindakan tegas terhadap praktik penimbunan, penggunaan kendaraan modifikasi, serta segala bentuk penyalahgunaan distribusi BBM.
    • Pemetaan Jalur Mudik: Menjamin ketersediaan pasokan di jalur tol fungsional, arteri utama, hingga rest area selama periode Operasi Ketupat Musi 2026.
    • Keamanan Objek Vital: Penguatan pengamanan pada depot dan sarana distribusi energi sebagai aset strategis nasional.

    Pernyataan Resmi Pimpinan:
    Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.:
    “Distribusi BBM menyangkut stabilitas sosial dan ekonomi. Polda Sumsel siap hadir mengamankan setiap titik, mulai dari depot hingga SPBU.”

    Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.:
    “Sinergi ini memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan lancar demi kenyamanan masyarakat Sumatera Selatan.”

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel#humaspolri #kapoldasumsel

    #nyagobumisriwijayaamanbae NYAGO BUMI SRIWIJAYA AMAN BAE

  • Mudik Nyaman Tanpa Khawatir BBM: Sinergi Strategis Polda Sumsel & Pertamina Patra Niaga

    Mudik Nyaman Tanpa Khawatir BBM: Sinergi Strategis Polda Sumsel & Pertamina Patra Niaga

    Guna memastikan stabilitas energi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memperkuat sinergi strategis bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

    Pertemuan yang berlangsung di Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis (12/3), dihadiri langsung oleh Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, beserta jajaran manajemen regional. Dari pihak kepolisian, hadir pula Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Dirintelkam, serta Dirreskrimsus

    Poin Strategis Pengamanan & Distribusi:
    • Antisipasi Antrean SPBU: Penanganan khusus pada jalur lintas keluar kota seperti Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Banyuasin guna mencegah kemacetan dan keresahan warga.
    • Pengawasan Ketat Distribusi: Penindakan tegas terhadap praktik penimbunan, penggunaan kendaraan modifikasi, serta segala bentuk penyalahgunaan distribusi BBM.
    • Pemetaan Jalur Mudik: Menjamin ketersediaan pasokan di jalur tol fungsional, arteri utama, hingga rest area selama periode Operasi Ketupat Musi 2026.
    • Keamanan Objek Vital: Penguatan pengamanan pada depot dan sarana distribusi energi sebagai aset strategis nasional.

    Pernyataan Resmi Pimpinan:
    Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.:
    “Distribusi BBM menyangkut stabilitas sosial dan ekonomi. Polda Sumsel siap hadir mengamankan setiap titik, mulai dari depot hingga SPBU.”

    Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.:
    “Sinergi ini memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan lancar demi kenyamanan masyarakat Sumatera Selatan.”

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel#humaspolri #kapoldasumsel

    #nyagobumisriwijayaamanbae NYAGO BUMI SRIWIJAYA AMAN BAE

  • Polda Jateng Hadirkan Layanan Mudik Terpadu 2026

    Polda Jateng Hadirkan Layanan Mudik Terpadu 2026

    _Teknologi AI hingga layanan pengangkutan motor gratis disiapkan demi perjalanan mudik yang lebih aman dan nyaman_

    Semarang 12/03/26 — Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Polda Jawa Tengah menyiapkan berbagai inovasi pelayanan guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan lancar. Melalui konsep pelayanan bertajuk “Safety and Hospitality”, Polda Jateng menghadirkan Travel Assistance Corridor (TAC), sebuah sistem pengamanan dan pelayanan mudik terpadu yang terhubung dengan dashboard monitoring center secara real-time.

    *Koridor Pengamanan dan Pelayanan Mudik Terintegrasi*

    Travel Assistance Corridor (TAC) menjadi pusat integrasi berbagai program unggulan pelayanan mudik Polda Jateng. Sistem ini memungkinkan pemantauan kondisi arus lalu lintas serta pelayanan kepada masyarakat secara langsung melalui pusat kendali yang terhubung dengan berbagai titik pengamanan di lapangan.
    Melalui TAC, berbagai layanan seperti Valet and Ride, One Stop Service Posko Pelayanan Mudik, serta layanan digital Chat Sipolan dapat berjalan secara terpadu untuk memberikan pengalaman mudik yang lebih aman dan nyaman.

    *Valet and Ride, Solusi Aman Bagi Pemudik Motor*

    Salah satu inovasi yang disiapkan adalah Valet and Ride, layanan pengangkutan sepeda motor pemudik menggunakan kendaraan khusus. Dengan fasilitas ini, pemudik dapat melanjutkan perjalanan menggunakan bus secara lebih aman dan nyaman, yang dimulai dari Brebes hingga Kota Semarang.
    Program ini dihadirkan untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi pada perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor, sekaligus membantu pemudik agar tidak mengalami kelelahan selama perjalanan.

    *One Stop Service, Semua Layanan Mudik dalam Satu Lokasi*

    Polda Jateng juga menyiapkan One Stop Service di berbagai Posko Pelayanan Mudik. Dalam satu lokasi, pemudik dapat memperoleh berbagai layanan sekaligus, mulai dari layanan kesehatan, informasi perjalanan, tempat istirahat, hingga pelayanan kepolisian.
    Keberadaan posko terpadu ini diharapkan dapat membantu pemudik beristirahat dengan nyaman sekaligus mendapatkan bantuan dengan cepat apabila mengalami kendala selama perjalanan.

    *Chat Sipolan, Asisten Mudik Berbasis AI*

    Untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi, Polda Jateng menghadirkan Chat Sipolan (Sistem Informasi Polantas Polda Jateng), layanan chatting berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui WhatsApp.
    Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi perjalanan secara cepat, akurat, dan real-time.
    Informasi yang tersedia meliputi program Valet and Ride, lokasi One Stop Service Posko Pelayanan Mudik, rekayasa lalu lintas, kondisi kemacetan, jalur alternatif, cuaca, hingga informasi penting lainnya seperti kontak darurat, lokasi rest area, pos pelayanan, pos pengamanan, serta objek wisata di Jawa Tengah.

    *Mudah Diakses, Gratis, dan Dapat Diakses 24 Jam*

    Chat Sipolan dapat diakses dengan mudah hanya dengan memindai barcode yang telah disediakan.
    Layanan ini tersedia gratis selama 24 jam melalui aplikasi Whatsapp, serta dilengkapi fitur pesan suara agar pengemudi tetap dapat memperoleh informasi tanpa harus mengalihkan fokus saat berkendara.
    Selain itu, layanan ini juga terintegrasi langsung dengan Call Center 110 Polri, sehingga masyarakat dapat segera mendapatkan bantuan apabila mengalami kendala di perjalanan.
    Melalui berbagai inovasi pelayanan ini, Polda Jawa Tengah berharap perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih aman, tertib, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat yang melintasi wilayah Jawa Tengah.